Kamis, Februari 22

Mengenal Startup Perkebunan dan Pertanian Indonesia

Duniatrilogi.com – Teknologi Pertanian dan PerkebunanStartup Perkebunan dan Pertanian Indonesia. Meski belum semaju dan sebanyak startup bidang lainnya, startup perkebunan dan pertanian Indonesia memiliki prospek yang menjanjikan.
Perlu kita ingat kembali, negara kita adalah negara tropis yang memiliki potensi pertanian yang luar biasa. Demi kemajuan perkebunan dan pertanian, sektor ini harus mulai mengikuti perkembangan teknologi.

Usaha pertanian adalah bisnis yang sangat menjanjikan karena produk pertanian biasanya berhubungan langsung dengan pemenuhan kebutuhan pangan.

Jumlah penduduk Indonesia sangat banyak dan ini menjadi pangsa pasar yang besar bagi usaha pertanian. Maka dari itu demi kesejahteraan petani, startup di bidang ini harus didukung oleh semua pihak.

Petani mengalami banyak keterbatasan di hampir segala bidang seperti keterbatasan pendanaan, akses pasar, tengkulak dan lain sebagianya. Agar kehidupan petani menjadi lebih baik diperlukan banyak terobosan untuk mengatasi permasalahan para petani.

Startup perkebunan dan pertanian mencoba memberi solusi terhadap permasalahan di Indonesia.

Mengenal Startup Perkebunan dan Pertanian Indonesia

Startup pertanian Di Indonesia
Banyaknya permasalahan yang harus dihadapi para petani, membuat sektor ini sulit berkembang. Kemajuan sektor pertanian di negeri ini kalah jauh jika di banding dengan sektor pertanian di thailand ataupun Malaysia. Untuk membantu para petani keluar dari masalah yang dihadapi, saat ini kita mempunyai beberapa startup perkebunan dan pertanian yang diantaranya adalah sbb:

1. CI-Agriculture
CI-Agriculture adalah sebuah startup pertanian dan perkebunan yang berguna bagi para petani.

Dengan menggunakan CI-Agriculture para petani bisa mendapatkan beberapa informasi penting dalam bidang pertanian. Para petani bisa menerima informasi tentang cuaca, rekomendasi pemilihan benih, pemupukan dll.

2. PanenID
PanenID adalah startup yang dibuat secara khusus untuk memberikan akses petani kepada konsumen secara langsung.

Para konsumen yang dimaksud adalah konsumen dengan skala besar seperti hotel, rumah makan dll. Dengan aplikasi ini diharapkan para petani bisa mendapatkan penawaran harga yang lebih baik.

3. LimaKilo
Dibangun oleh tiga anak muda yaitu Walesa Danto, Lisa Ayu Wulandari dan Arif Setiawan, LimaKilo adalah sebuah startup yang mulai banyak digemari para petani.

LimaKilo merupakan aplikasi yang secara khusus membantu para petani bawang merah.

LimaKilo merupakan platform yang mempertemukan para petani dengan konsumen secara langsung.

Dengan aplikasi LimaKilo mata rantai perdagangan bawang merah bisa menjadi lebih singkat dan dengan cara ini ruang lingkup para tengkulak bisa diatasi. Harga bawang merah yang sangat fluktuatif ditambah dengan banyaknya para tengkulak membuat petani bawah merasa dirugikan.

Dengan adanya aplikasi ini, petani dan konsumen bisa sama-sama diuntungkan.

4. iGrow
Startup pertanian yang satu ini dibuat untuk memajukan sektor pertanian di Indonesia. Startup pertanian igrow bukan saja bermanfaat untuk para petani, tetapi bagi siapa saja yang ingin berkontribusi bagi petani Indonesia.

Anda bisa menjadi investor di bidang pertanian dan bisa membantu para petani mendapatkan pendanaan.

5. Kecipir
Sebelum bernama Kecipir, startup pertanian ini dulunya bernama LOFmart. Penggantian nama ini diharapkan bisa membuat kecipir menjadi lebih maju.

Kecipir adalah startup pertanian yang bergerak dalam jual beli sayur mayur. Disini para petani sayur bisa menjual hasil pertaniannya langsung kepada konsumen dengan harga yang lebih baik.

Sektor pertanian di Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa, pangsa pasarnya luas dan kualitas pertanian kita tidak perlu diragukan lagi.

Dengan keberadaan startup pertanian dan perkebunan diharapkan bisa memajukan pertanian Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *